Berita Zakat

January 31, 2008

Zakat Bank Rakyat untuk Usaha Rakyat

Filed under: Nesw — beritazakat @ 5:14 am

Kamis, 31 Januari 2008

Sejarah menyebutkan Bank BRI didirikan berawal dari kas masjid. Tujuan awal pendirian bank tersebut adalah untuk membantu perekonomian masyarakat Indonesia terutama yang bergerak di sektor usaha kecil dan menengah (UKM). Agaknya, semangat tersebut juga yang melandasi Lembaga Amil Zakat Nasional Yayasan Baitul Mal (Laznas YBM) BRI menjadikan pengembangan usaha mikro sabagai salah satu fokus penyaluran dana zakat.

Menurut Ketua Pelaksana Laznas YBM BRI, Mohammad Nasir, sejak 2002, Laznas tersebut menyalurkan bantuan pengembangan usaha mikro bagi berbagai kalangan masyarakat di Indonesia. Terutama, bagi masyarakat yang memiliki komitmen wira usaha kuat tapi tidak dapat mengakses layanan perbankan (unbankable).

”BRI itu kan sejarahnya memang lahir dari kas masjid untuk kepentingan usaha kecil. Karena itu, kita ingin tetap membantu mereka,” katanya kepada Republika, Rabu, (30/1). Ketidakmampuan mereka sehingga unbankable, kata dia, karena keterbatasan jaminan.

Nasir menyebutkan, penyaluran dana zakat diharapkan bisa mendorong perkembangan usaha masyarakat unbankable dengan pesat. Dengan demikian, status mereka bisa ditingkatkan dari unbankable menjadi bankable. ”Ketika sudah bankable, Bank BRI yang akan membina. Ini yang dinamakan dengan pembinaan berkelanjutan,” katanya.

Hingga akhir tahun lalu, Laznas YBM BRI menyalurkan dana ZIS sebesar Rp 300 juta untuk membantu sekitar 520 pedagang kecil. Mereka tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. Namun, sebagian besar pedagang penerima bantuan memang berdomisili di wilayah Jadebotabek.

”Masing-masing pedagang mendapatkan bantuan antara Rp 1-5 juta. Ada yang pedagang buah, pedagang kain dan macam-macam,” ungkap Nasir yang menyebutkan sejak 2002 hingga tahun lalu, 700 pedagang telah dibantu Laznas YBM BRI.

Mengenai proses pengajuan calon penerima bantuan, Nasir menyebutkan, mereka biasanya diajukan oleh kantor cabang dan unit BRI. Tujuannya, agar karyawan BRI tidak hanya menjadi agen bisnis perbankan tapi juga agen kepedulian sosial. ”Nah biasanya diajukan oleh cabang melalui karyawan BRI di daerah. Itu karena mereka juga agen sosial,” katanya.

Hingga akhir tahun lalu, penjaringan dana ZIS Laznas YBM BRI tercatat sebesar Rp 3,86 miliar atau meningkat 26,81 persen dibandingkan 2006 yang nilainya Rp 3,044 miliar. Hingga akhir tahun ini, Laznas YBM BRI memproyeksi peningkatan penjaringan dana ZIS minimal 10 persen menjadi sekitar Rp 4,5 miliar.

Untuk merealisasikan hal tersebut, menurut Nasir, Laznas YBM BRI akan mengoptimalkan sosialisasi sadar zakat bagi seluruh karyawan BRI. Selain itu, tahun ini pembayaran zakat yang dilakukan secara sukarela akan dicatat dalam slip gaji. Maksudnya, kata dia, agar lebih transparan.

Laznas YBM BRI pertama kali berdiri pada 2001. Saat bersamaan, Laznas tersebut menjadi anggota Forum Zakat (FoZ). Selanjutnya, pada 2002, Laznas ini mendapatkan pengakuan resmi sebagai lembaga amil zakat nasional dari Departemen Agama (Depag).

republika (aru )

Seluruh Pasuruan Lumpuh

Filed under: Nesw — beritazakat @ 4:20 am
Kamis, 31 Januari 2008 | 09:00 WIB

PASURUAN, KAMIS – Sebagian aktivitas perekonomian dan pemerintahan di Kabupaten dan Kota Pasuruan lumpuh. Hampir seluruh pasar, bank dan kantor pemerintahan terendam banjir yang hingga Kamis (31/1) pagi belum surut.

Menurut data yang diperoleh Surya, sejumlah bank swasta dan pemerintah memutuskan berhenti operasi, di antaranya Bank Bukopin di Jalan Pahlawan, Bank BCA di Jalan Soekarno Hatta dan Bank BNI di Jalan Balaikota. Bank-bank itu rata-rata terendam satu meter.

Sementara itu, seluruh lantai I Kantor Pemerintah Kabupaten Pasuruan tenggelam. Pagar kantor yang berimpitan dengan bibir Sungai Gembong jebol diterjang arus sungai yang begitu deras. Kalau pun tidak jebol, kantor di Jalan Hayam Wuruk itu tetap tenggelam karena jaraknya terlalu dekat dengan sungai itu.

Sejumlah sekolah yang sebenarnya tidak sedang libur terpaksa meliburkan diri, karena terendam air sejak semalam. Sekolah ini berdampingan dengan Kantor Pemkab Pasuruan. Kantor Pemerintah Kota Pasuruan di Jalan Pahlawan pagi ini bernasib sama, tidak beroperasi, karena seluruh lantai pertamanya terendam.

Dilaporkan juga nyaris seluruh wilayah ini tidak dialiri listrik sejak semalam. Sedangkan suasana kota menjadi begitu mengerikan karena air mengalir sangat deras di jalan-jalan. Dari berbagai sudut kota terdengar kabar orang hanyut. Tetapi hingga sekarang belum ada satu pun yang ditemukan.(Surya/Ari Yoenianto)

January 30, 2008

Kabar Aksi cepat Tanggap

Filed under: Nesw — beritazakat @ 6:29 am

DBD di Jakarta mencapai 2003 kasus
2008-01-29 16:04:43

Data dari Dinas Kesehatan hingga 27 Januari 2008 menyebutkan  penderita DBD di Jakarta mencapai angka 2003 kasus dengan penderita terbanyak di Jakarta Selatan yaitu mencapai 609 kasus

Diare di Jakarta mencapai 1.613 Korban
2008-01-24 14:40:35

Dari jumlah penderita diare tersebut, wilayah Jakarta Barat paling banyak dibanding lima wilayah DKI Jakarta lainnya. Hingga 23 Januari kemarin, ada 405 korban dan satu diantaranya meninggal.

Penyerahan Beasiswa Pendidikan bagi Anak Yatim Korban Gempa
2008-01-23 13:34:41

Beasiswa diterima langsung oleh Ibu Suwartini, Pjs. Kepala Sekolah SDN. Pungkuran, Pleret Bantul. Nantinya beasiswa ini akan dialokasikan untuk membayar biaya try out, les, iuran sekolah, buku/LKS dan lain-lain.

More News:

January 29, 2008

kabar YDSF

Filed under: Nesw — beritazakat @ 9:33 am
21 Januari 2008
  Walikota Surabaya: YDSF Partner Tepat untuk MEC
    “Anda bertemu partner yang tepat!Saya cukup mengenal mereka yang muda-muda ini, mulai dulu. YDSF termasuk good organizer. Setahu saya YDSF termasuk lembaga yang terbaik di Indonesia. Kepercayaan saya … [ selengkapnya ]
6 Januari 2008
  Agar Masyarakat Tidak Merasa Terbiasa dengan Bencana
    Bencana yang sudah sangat sering terjadi di negeri ini dikhawatirkan membuat masyarakat menjadi semakin terbiasa yang nantinya berdampak berkurangnya sense of crisis masyarakat. … [ selengkapnya ]
2 Januari 2008
  Tim UAC Plasma-YDSF Meluncur ke Kabupaten Ngawi
  Sepekan lalu, tim UAC yang terdiri tiga orang plus tenaga medis langsung menuju Kabupaten Ngawi, Jatim … [ selengkapnya ]
2 Januari 2008
  YDSF Buka Posko Perban Kencana
  Widodo, AS, koordinator posko kepada ydsf.or.id mengatakan, posko Perban Kencana dibuka sebagai layanan kemanusiaan untuk membantu korban bencana alam di Jawa Timur … [ selengkapnya ]

Berita BMM

Filed under: Nesw — beritazakat @ 6:24 am
Perencanaan Dan Evaluasi Program Pemberdayaan Dengan FOZ

<!–a href=”modules.php?name=News&new_topic=1″&gt;Berita&lt;/a–>Pada tanggal 13-15 Desember 2007, Baitulmaal Muamalat mengirimkan staff pendayagunaan untuk mengikuti pelatihan yang diadakan oleh FOZ bertempat di Villa-Bogor.
Dikirim oleh admin pada Rabu, 02 Januari 2008 (19 kali dibaca)
(selengkapnya… | 617 byte lagi | komentar? | Nilai: 0)

Berita DD

Filed under: Nesw — beritazakat @ 5:52 am
  • BERITA DD
    25 Jan 2008 10:21:25
    Launching PT Permodalan BMT

    JAKARTA – Setelah ditetapkan Menkeh dan HAM sebagai Perseroan Terbatas yang bergerak dibidang jasa keuangan berbentuk badan hukum Modal Ventura, pada 14 Maret 2007, akhirnya PT Permodalan BMT resmi dilaunching. Acara launching ini dibarengi Seminar Nasional bertajuk “Strategi Investasi Jitu di Usaha Mikro dan Kecil”, bertempat di Multifunction Room, Financial Club Graha Niaga, Jakarta, rabu (23/1).

    25 Jan 2008 10:19:40
    Pengajian SIAP, Undang Anda

    JAKARTA – DD Travel dan Lembaga Dakwah Kuwais International menggelar pengajian akhir pekan yang diberi nama SIAP (Studi Islam Akhir Pekan), bertempat di Kantor Kuwais, Jl. Bambu Wulung No.10 Bambu Apus Jakarta Timur, Sabtu (19/1).

    18 Jan 2008 07:41:31
    PT Permodalan BMT KOKOHKAN PERAN BMT

    ‘’Kalau BMT kolaps karena rush misalnya, siapa yang akan menjamin uang simpanan nasabah?’’ Masih terngiang benar peringatan Faisal Basri ini, tatkala Dompet Dhuafa bersama kawan-kawan BMT (Baitul Maal wat Tamwil) me-launch BMT Center pada 14 Juni 2005.
  • LIRIH
    25 Jan 2008 09:20:01
    Terang Dunia di Hati Asih

    Dianugerahi tuna netra sejak lahir, tak mengecilkan hati Asih Khoiriyah (54), untuk menapak di dunia ini. Anak pertama dari enam bersaudara itu, melalui masa kecil dengan berbagai kesulitan. Ia hanya bisa menghafal suara ibu dan ayahnya dari suara. Menandai tiap tapak jalan dengan hati dan nalurinya.

    18 Jan 2008 07:36:07
    Cah Grobogan jadi Presiden

    Budiyanto, dia Presiden BEM Universitas Gajah Mada (UGM) kini, yang ingin menjadi lawyer for the poor. Cita-cita mulia, yang diinspirasi oleh kehidupannya yang sulit. Ia ingin menatap dunia dengan tegak dan bermartabat, tapi tak mau sendiri.

    14 Jan 2008 11:14:02
    Serba Bisa Walau Serba Tiada

    ‘’Jangan khawatir, kalau mau cari persoalan di sini, insya Allah sangat banyak,’’ katanya membuka percakapan. ‘’Mulai dari fasilitas kehidupan, karakter ummat, tentangan dakwah, sampai tunjangan da’i,’’ lanjut juru dakwah di Dusun Salappa, Desa Munthei, Kec Siberut Selatan, Kab Kepulauan Mentawai, ini.
  • FILANTROPI
    25 Jan 2008 09:43:38
    Generasi Tiwul dan Aking

    Pemerintah agak “geram”, jika tiwul dan nasi aking digolongkan menjadi makanan orang miskin. Tapi tak dapat dielak, jika generasi tiwul dan aking memang masih ada.

    17 Jan 2008 19:16:06
    Mereka Bangkit dan “Ditumbangkan”

    Tiap masyarakat kecil tertatih-tatih mandiri, seakan tidak diijinkan. Bangkit, ditumbangkan. Bangkit, ditumbangkan. Apa juga salah pembuat tahu dan tempe?

    14 Jan 2008 11:11:50
    Menunggu Godot Keberpihakan

    Berbagai debat kemiskinan, memang tak ada habisnya. Tetapi juga sulit diwujudkan menjadi praktik, jika tidak ditelurkan sebagai kebijakan negara.

 

Kalbar Sepakat Membentuk FOZWIL

Filed under: Nesw — beritazakat @ 4:27 am

 Sebanyak 51 peserta yang hadir pada seminar Zakat Kalbar Outlook 2008 di Islamic Center Pontianak (24/1), sepakat pentingnya membentuk wadah sinergi kegiatan lembaga zakat di Kalimantan Barat. Kesepakatan ini dicapai setelah melalui pertimbangan yang cukup matang. Hanya saja para peserta berharap keberadaan wadah bersama nantinya dapat mengakomodir seluruh kepentingan lembaga zakat di sana. Kahadiran Sekjend Forum Zakat Nasional, S A Bramasetia pada kesempatan tersebut dan sekaligus bertindak sebagai pemakalah, dimaksudkan oleh Ayu, Ketua Panitia Seminar, sebagai pemberi semangat para peserta sekaligus pengarahan dari FOZNAS akan pentingnya membentuk FOZWIL di Kalimantan Barat. Ayu mengatakan bentuk wadah bersama yang disepakati peserta, seperti yang telah diperankan FOZWIL (Forum Zakat Wilayah) di beberapa daerah. “Bentuk wadah sinergi lembaga zakat itu mengarah pada pembentukan FOZWIL Kalimantan Barat, seperti FOZWIL yang sudah ada di Kalimantan Timur,” ujar Ayu. Peserta yang berasal dari berbagai LAZ, UPZ Masjid dan perwakilan beberapa BAZ di Kalbar itu, menurut keterangan Ayu, lebih banyak berdiskusi tentang hukum zakat profesi. Apakah zakat profesi itu wajib, berapa banyak nishabnya dan bagaimana cara menghitungnya, masih menarik minat peserta pada kesempatan tersebut. Oleh sebab itu kesepakatan pembentukan FOZWIL Kalimantan Barat tidak menjadi perhatian penuh mereka namun akan ditindaklanjuti pada kesempatan berikutnya. Meskipun demikian, lanjut Ayu, Dompet Ummat Kalbar sebagai penggagas acara ini akan mengawal kesepakatan yang telah dicapai di forum tersebut agar sampai terwujud organisasi FOZWIL di Kalimantan Barat, katanya. naf

January 28, 2008

MENDIRIKAN KOPERASI, DAHULUKAN ASAS MANFAATNYA

Filed under: Nesw — beritazakat @ 9:34 am

diskusi hangat tentang koperasi

YOGYAKARTA. Badan hukum atau legalitas koperasi merupakan hal yang sangat penting. Namun jauh lebih penting dari hal tersebut adalah asas manfaatnya, yaitu peran koperasi itu sendiri untuk segera memberi manfaat bagi para anggota dan masyarakat luas.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi DIY, Surya Purba, mengemukakan pernyataan tersebut dalam dalam sosialisasinya mengenai koperasi, Senin (28/12), kepada amil Rumah Zakat Indonesia Cabang Yogyakarta di kantor Jl. Veteran 9. Sosialisasi mengenai koperasi ini dihadiri oleh para amil, termasuk amil dari RBG dan LKMS.

Menurut Surya, aspek legalitas bukanlah tujuan dalam pendirian sebuah koperasi, melainkan hanya sebuah alat. Terutama sebagai identitas lembaga. Badan hukum atau legalitas penting misalnya ketika akan berhubungan dengan lembaga lain. Oleh karena itu sebenarnya yang perlu didahulukan adalah manfaatnya bagi anggota dan masyarakat.

“Berkaitan dengan hal tersebut, silakan kalau sebuah koperasi ingin berjalan dulu meskipun belum memiliki badan hukum atau legalitas. Dahulukan manfaatnya bagi anggota dan masyarakat. Meskipun demikian, badan hukum atau legalitas tersebut tetap harus diurus,” ujarnya.

Satu-Satunya Harapan Usaha Kecil
Surya Purba menyatakan, posisi koperasi termasuk Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) sangat penting bagi masyarakkat kecil. Bahkan bisa dikatakan koperasi merupakan satu-satunya harapan bagi para pelaku usaha kecil. Karena kredit dari koperasi merupakan kredit yang paling mudah dan cepat dapat diakses oleh para pelaku usaha kecil.

Dunia perbankan, lanjutnya, sejak awal memang sudah didesain bukan untuk orang kecil. Dunia perbankan sejak awal didesain untuk orang-orang kaya dan menggali keuntungan yang besar. Perbankan akan malas mengurusi kredit orang kecil yang nilainya hanya ratusan ribu, mereka lebih senang mengurusi kedit pengusaha besar yang nilainya ratusan juta atau milyaran yang akan memberikan keuntungan jauh lebih besar.

“Termasuk bank-bank pemerintah yang pada awalnya dikonsep untuk kepentingan koperasi dan rakyat kecil, dalam perkembangannya mereka berkiprah menyimpang dari misi awal. Bank yang menggunakan nama ‘koperasi’, kini sudah kurang peduli dengan koperasi. Demikian juga bank yang menggunakan kata ‘rakyat’, kini juga sudah semakin jauh dari rakyat”, ujar Surya yang pernah berdinas di kalimantan selama 17 tahun ini.

Dengan demikian dunia perbankan tidak bisa diharapkan dapat mengurusi usaha kecil. Tragis bahwa dunia perbankan tidak mau mengurusi orang miskin. Padahal orang-orang miskin karena kebutuhan ekonominya sangat mudah untuk digerakkan dan diprovokasi, termasuk untuk melakukan aksi-aksi demo dengan dibayar. Bahkan antara dunia perbankan dan pemerintah sering berjalan tidak paralel. Pemerintah mengharapkan bank mengambil peran untuk mengatasi masalah kemiskinan dan pengangguran.

“Padahal, kemiskinan dan pengangguran tidak pernah dijadikan agenda dunia perbankan. Dan bahkan perbankan beranggapan masalah tersebut adalah masalah pemerintah. Padahal kalau ornag miskin dan pengangguran dibebankan kepada pemerintah semua, jelas pemerintah tidak akan sanggup menyelesaikannya. Maka jelas di sini tidak bisa ditawar-tawar lagi bahwa koperasi akhirnya menjadi jalan keluar”, katanya.

Manajemen Harus Modern
Surya Purba menambahkan, selama ini koperasi diannggap sebagai lembaga keuangan yang kerdil. Bahkan tidak sedikit orang yang menjelek-jelekkan koperasi hanya gara-gara ada beberapa koperasi yang bermasalah. Padahal koperasi yang baik tidak sedikit jumlahnya, dan anehnya hal ini tidak pernah dibicarakan. Orang melupakan misi koperasi untuk mensejahterakan anggota dan masyarakat.

Untuk menghapus stigma tersebut Surya menghimbai agar koperasi menata manajemennya. manajemen koperasi perlu dimodernisir,dikelola profesional dan transparan. Kalau koperasi dimanage bagus maka hasilnya juga akan bagus. masih banyak sekarang ini kopersi yang buku tabungannya masih tulisan tangan dan dicorat-coret. Ini harus dibenahi. Meskipun demikian ada yang yang sudah mulai bagus manajemennya. Sistem komputerisasinya bagus, sehingga ketika ada anggota yang ingin mengecek tabungan tinggal menyebutkan nomor serinya dan data-datanya bisa langsung diketahui.

Koperasi Syariah, Lebih Berkah
Saat ini, lanjutnya, mulai bertumbuhan koperasi-koperasi syariah. Yang membanggakan adalah para pengelolanya umumnya adalah anak-anak muda dengan idealisme yang masih tinggi. Berbeda dengan koperasi-koperasi konvensional yang kebanyakan pengurus dan anggotanya adalah orang-orang tua.

“Pengurus perlu meyakinkan anggota dan masyarakat bahwa koperasi syariah memiliki keunggulan-keunggulan yang tidak dimiliki koperasi umum. Keunggulan-keunggulan tersebut membuat koperasi syariah menjadi lebih berkah. yakinkan bahwa menabung dan meminjam di koperasi syariah akan lebih berkah, lebih sejuk, tenang dan tenteram. Karena koperasi syariah bebas riba”,kata Surya Purba.

Surya menambahkan bahwa dari hasil penelitian dan evaluasi Tim Pengkajian BI, memang ada masalah dengan dunia perbankan di Indonesia dalam kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat miskin. Oleh karena itu saat ini sudah muncul gagasan untuk membentuk bank baru yang akan diorientasikan secara penuh untuk mendorong UKM. Bank tersebut akan diberi nama Bank UKM.***

Newsroom/Waluyo
Yogyakarta

January 26, 2008

BERITA BMH

Filed under: Nesw — beritazakat @ 4:43 am
Ayo Kita Pasti Bisa!!!
[22-Nov-2007]

Hiruk pikuk dunia …

Tanamkan Zakat Sejak Dini
[22-Nov-2007]

Dengan tergopoh-gopoh seorang anak membawa bungkusan berisi beras. Dengan langkah…

Buka Bersama Anak Yatim ? Abang Becak
[22-Nov-2007]

BMH Bojonegoro hari Sabtu, 15 September mengadakan buka puasa bersama di Ma…

[4-Oct-2007] BMH Adakan Buka Puasa di Dusun Terpencil
[27-Sep-2007] Ramadhan Bersama Pengamen dan Anak Jalanan
[27-Sep-2007] Pelatihan Mengurus Jenazah

 kata mereka

Tak Sabar Ingin Segera Puasa
[20-Sep-2007]Suladi (Penjual Tahu Tek)

“Saya ingin masuk surga walau bag…

Sunarsih (Ortu Penerima Beasiswa )
[26-Sep-2007]

Hari-harinya dilalui hanya dengan mencari sesuap nasi di atas tumpukan sampah d…

Sebelum Berzakat, Gaji Tidak M
[27-Sep-2007] Daniel Mohammad Rasyid, Ph.D,

Menunaikan zakat maal sudah menjad…

January 25, 2008

dari DPU-DT

Filed under: Nesw — beritazakat @ 9:15 am

Jum’at, 25 Januari 2008 17:06
Trans Jogja Gratis, Program yang dilirik DPU DT
Januari 2008 kali ini menjadi bulan yang dinanti warga Jogjakarta, karena akan mempunyai alat transportasi baru, yaitu Trans Jogja yang dikelola PT Jogja Tugu Trans, Pemkot, dan Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kamis, 24 Januari 2008 14:52
Kirab Becak Gempita Muharram
25 becak hias yang membawa peserta khitanan massal Lembaga Amil Zakat Nasional Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid (DPU DT) melakukan Kirab Becak dengan rute Jalan Kepatihan-Jalan Otista-Terusan Pungkur-Jalan Dewi Sartika, dan Jalan Kepatihan, Bandung.

Kamis, 24 Januari 2008 14:46
DPU DT dan PT.Pos Indonesia Gelar Pengajian
YOGYAKARTA—Bertempat di gedung serba guna PT. Pos Indonesia Yogyakarta, pada Sabtu, 12 Januari 2008 mengadakan pengajian yang disampaikan Ustadz Syathori Abdurrauf dengan tema Jelajah Hati.

Rabu, 23 Januari 2008 14:43
Khitanan Massal 50 Anak Dhuafa
BANDUNG—Dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1429 Hijriyah dan untuk berbagi kebahagiaan bersama masyarakat dhuafa dan fakir miskin, Lembaga Amil Zakat Nasional Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid (DPU DT)

Senin, 21 Januari 2008 20:32
DPU DT Semarang Gelar Tiga Kegiatan untuk Dhuafa
Pelatihan Pembuatan Tas Mote SEMARANG—Sabtu (2/12) di kantor DPU DT Semarang, Misykat menyelenggarakan Pelatihan Tas Mote untuk anggota Misykat. Pelatihan yang melibatkan kaum dhuafa ini dihadiri 20 anggota dengan pemateri Gunawan, dari Disnaker Kota Semarang.

Jum’at, 18 Januari 2008 22:13
LOWONGAN Redaksi Majalah Swadaya
MEDIA PEMBERDAYAAN UMAT LEMBAGA AMIL ZAKAT NASIONAL DOMPET PEDULI UMMAT DAARUT TAUHIID (DPU DT) BANDUNG Membutuhkan Anda yang termasuk dalam kategori :

Jum’at, 18 Januari 2008 21:46
PRESS RELEASE: Gelar Khitanan Massal
DALAM rangka memperingati tahun baru Islam 1429 Hijriyah dan untuk berbagi kebahagiaan bersama masyarakat dhuafa dan fakir miskin, Lembaga Amil Zakat Nasional Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid (DPU DT) bekerjasama dengan Pasaraya Yogya (Kepatihan) Bandung, Federal International Finance (FIF)

Kamis, 17 Januari 2008 21:52
Program Kurban Peduli Negeri DPU DT Bogor
Hari raya Idul Adha 1428 H dirayakan semua umat Islam, mulai dari shalat ied berjamaah sampai proses penyembelihan hewan qurban

Rabu, 16 Januari 2008 18:49
Pendampingan Anggota Misykat
Tujuh anggota majelis Daarul Muttaqien program pemberdayaan Microfinance Syariah berbasis Masyarakat (Misykat) melakukan pertemuan pekanan dengan pendamping Misykat

Selasa, 15 Januari 2008 19:25
Pakaian untuk Korban Longsor
BANDUNG—Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terkena musibah longsor yang terjadi 26 Desember 2007 di Karanganyar, Jawa Tengah, seorang donatur Lembaga Amil Zakat Nasional Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid (DPU DT) Bandung, Drs. H. Pramadya Budi Jaya, melalui

Rabu, 09 Januari 2008 19:34
10 Juta Untuk Korban Bencana
Lembaga Amil Zakat Nasional Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid (DPU DT) melalui kantor cabang Semarang, akan mengirimkan bantuan dana kemanusiaan sebesar 10 juta dan sekitar 2000 potong pakaian layak pakai (sweater) untuk dewasa dan anak-anak.

Selasa, 08 Januari 2008 20:44
Ustadz H. Yusuf Mansur : “Hadirkan Kun Fayakun dalam Hidup Kita”
“Sedekah bisa mendatangkan ampunan Allah, menghapus dosa dan menutup kesalahan dan keburukan. Sedekah bisa mendatangkan ridha Allah, dan sedekah bisa mendatangkan kasih sayang dan bantuan Allah. Inilah fadilah sedekah yang ditawarkan Allah bagi para pelakunya

Senin, 07 Januari 2008 20:06
Pelatihan SSK Angkatan 11dan 12
PALEMBANG—Jumat, 28 Desember 2007, DPU DT Palembang bekerjasama dengan PT.Pertamina (Persero) UPms II kembali menggelar program pelatihan Kemandirian (Peka) dhuafa Santri Siap Karya bagi generasi muda kota Palembang.

Jum’at, 04 Januari 2008 19:03
TAHUN BARU: Saatnya Berubah! Majalah Swadaya Edisi Januari 2008
Para pembaca budiman, semoga sehat selalu. Alhamdulillah sudah memasuki tahun baru. Semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik sepertinya menjadi resolusi bagi

Jum’at, 04 Januari 2008 18:55
Erna, Mega & Erwin: Pelajar Berprestasi
Karena kondisi ekonomi orangtuanya termasuk kategori dhuafa, ia melalui sekolah mendaftarkan diri menjadi penerima Beasiswa Prestatif Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid (DPU DT) tingkat SMP/SLTP periode 2006-2007.

Kamis, 03 Januari 2008 15:38
Ustadz H.Yusuf Mansur Isi Tausiyah Tahun Baru Islam
Untuk memeriahkan datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharam 1429 Hijriyah yang bertepatan dengan 10 Januari 2008, Lembaga Amil Zakat Nasional Donpet Peduli Ummat Daarut Tauhiid (DPU DT), Lembaga Pendidikan Pelatihan Ekononmi Syariah (LP2ES) dan Yayasan Daarut Tauhiid (DT) Bandung

Rabu, 02 Januari 2008 15:07
KURBAN PEDULI NEGERI: Terimakasih Atas Kepercayaan Para pe-Qurban
Kurban Peduli Negeri (KPN) Lembaga Amil Zakat Nasional Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid (DPU DT), sebagai sebuah amanah umat telah dilaksakanan. Tidak hanya di Bandung, tapi juga luar Bandung yang melibatkan cabang dan unit serta mitra kerja.

 

Next Page »

Blog at WordPress.com.